Minggu, 15 November 2009

PENGERTIAN HARGA & PENGGUNAAN METODE QFD (METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT) PADA RANCANGAN TAS WANITA DI SIDOARJO

PENGERTIAN HARGA & PENGGUNAAN METODE QFD (METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT) PADA RANCANGAN TAS WANITA DI SIDOARJO
A. Definisi / Pengertian Harga (Price)
Harga merupakan salah satu bagian yang sangat penting dalam pemasaran suatu produk karena harga adalah satu dari empat bauran pemasaran / marketing mix (4P = product, price, place, promotion / produk, harga, distribusi, promosi). Harga adalah suatu nilai tukar dari produk barang maupun jasa yang dinyatakan dalam satuan moneter.
Harga merupakan salah satu penentu keberhasilan suatu perusahaan karena harga menentukan seberapa besar keuntungan yang akan diperoleh perusahaan dari penjualan produknya baik berupa barang maupun jasa.
Menetapkan harga terlalu tinggi akan menyebabkan penjualan akan menurun, namun jika harga terlalu rendah akan mengurangi keuntungan yang dapat diperoleh organisasi perusahaan.
B. Tujuan Penetapan Harga
1. Mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya
Dengan menetapkan harga yang kompetitif maka perusahaan akan mendulang untung yang optimal.
2. Mempertahankan perusahaan
Dari marjin keuntungan yang didapat perusahaan akan digunakan untuk biaya operasional perusahaan. Contoh : untuk gaji/upah karyawan, untuk bayar tagihan listrik, tagihan air bawah tanah, pembelian bahan baku, biaya transportasi, dan lain sebagainya.
3. Menggapai ROI (Return on Investment)
Perusahaan pasti menginginkan balik modal dari investasi yang ditanam pada perusahaan sehingga penetapan harga yang tepat akan mempercepat tercapainya modal kembali / roi.
4. Menguasai Pangsa Pasar
Dengan menetapkan harga rendah dibandingkan produk pesaing, dapat mengalihkan perhatian konsumen dari produk kompetitor yang ada di pasaran.
5. Mempertahankan status quo
Ketika perusahaan memiliki pasar tersendiri, maka perlu adanya pengaturan harga yang tepat agar dapat tetap mempertahankan pangsa pasar yang ada.
C. Cara / Teknik / Metode Penetapan Harga Produk
1. Pendekatan Permintaan dan Penawaran (supply demand approach)
Dari tingkat permintaan dan penawaran yang ada ditentukan harga keseimbangan (equilibrium price) dengan cara mencari harga yang mampu dibayar konsumen dan harga yang diterima produsen sehingga terbentuk jumlah yang diminta sama dengan jumlah yang ditawarkan.
2.PendekatanBiaya (cost oriented approach)
Menentukan harga dengan cara menghitung biaya yang dikeluarkan produsen dengan tingkat keuntungan yang diinginkan baik dengan markup pricing dan break even analysis.
3. Pendekatan Pasar (market approach)
Merumuskan harga untuk produk yang dipasarkan dengan cara menghitung variabel-variabel yang mempengaruhi pasar dan harga seperti situasi dan kondisi politik, persaingan, sosial budaya, dan lain-lain.
Rancangan tas wanita dengan menggunakan METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD)

Menandai kemajuan teknologi dan semakin pesatnya arus informasi serta semakin tingginya tingkat persaingan antar perusahaan, setiap perusahaan perlu melakukan pengembangan produk (product development) yang menghasilkan suatu rancangan produk (product design ). Perusahaan tidak akan memenangkan persamgan dan merebut pangsa pasar jika hanya menitikberatkan kualitas produknya pada ketepatan spesifikasi, tapi suatu perusahaan harus mampu memproduksi sebuah produk yang dapat memenuhi keingman dan harapan konsumen. Dalam melakukan perancangan produk ini harus dilakukan pemilihan pasar, riset terhadap pesaing, riset terhadap harapan dan persepsi konsumen yang kemudian diwujudkan dengan keinginan konsumen dengan metode QFD ( Quality Function Deployment) yang dicocokkan dengan kemampuan produksi perusahaan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode QFD untuk membuat rancangan produk yang sesuai dengan keinginan konsumen tas wanita pada C.V. H.M. Choiri, didapatkan hasil bahwa ada lima faktor utama yang dipentingkan pelanggan tas wanita, yartu : bahan, model, ukuran, harga dan fungsi. Selanjutnya dengan menggunakan HOQ didapat atribut yang diprioritaskan, yaitu : bahan tas terbuat dari kulit, model tas adalah tas kerja, ukuran tas besar untuk menampung perlengkapan kerja, harga tas berkisar Rp. 200.000 keatas, dan dapat berfungsi untuk segala keperluan. Dalam HOQ didapat respon teknis, yaitu : desain bahan kulit(tas tafaan lama, bahan kulit asli, mudah dibentuk), desain model tas kerja (pegangan diatas, bentuk tas segi empat, bagian dalam disekat menjadi dua, ada kantong tambahan dan tempat ponsel), desain ukuran besar (panjang 42 cm dan lebar 30 cm, map bisa masuk, bisa memuat agenda, dompet, dokumen dan ponsel, masih fleksibel dan mudah dibawa), desain harga Rp. 200.000 keatas (harga sesuai dengan kualitas tas, yaitu bahan kulit dan modelnya), desain fungsi tas segala keperluan (selain sebagai tas kerja juga dapat digunakan bepergian 1-2 hari). Dari keseluruhan penelitian dapat direkomendasikan rancangan produk tas wanita yang sesuai dengan keinginan konsumen, berupa konsep rancangan tas wanita yang memenuhi atribut-atribut : bahan tas terbuat dari kulit, model tas berupa tas kerja, ukuran tas yang besar diharapkan dapat menampung map dan segala keperluan kerja, harga tas Rp. 200.000 keatas sesuai dengan bahan dan modelnya, tas dapat digunakan untuk banyak mngsi sesuai dengan mobilitas seorang karyawati. Konsep tas wanita yang dihasilkan dalam penelitian ini diharapkan dapat memenuhi keinginan segmen karyawati tersebut dan dapat menarik pelanggan baru.


ANALISIS
Kemampuan mentukan harga adalah merupakan salah satu tindakan penting dalam berbisnis .Dengan penentuan harga yang dapat memicu keuntungan dan perkembangan usaha. Banyak cara / teori untuk menentukan hargav . Setiap cara / tehnik / metode penetapan harga produk dapat diterapkan ,namun tentu dampaknya juga bermacam –macam untuk produk tertentu diperluakan tehnik penetapan tertentu juga namun penetapan harga yang sama belum tentu dapat diterapkan pada produk yang berbeda .
Seiring perkembangan ilmu dantehnologi dan budaya tururt mempengaruhi pola berfikir calon konsumen . Konsumen menjadi lebih selektif dalam memenuhi kebutuhanya. Metode QFD merupakansalah satu tehnik penetapan barang dan harga yang sangat tepat dan dapat mempercepat pengembalian modal dan memperoleh keuntungan bagi pemilik.



BERSUMBER DARI :
Organisasi.Org Komunitas & Perpustakaan Online Indonesia
METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) UNTUK MEMENUHI SUATU SEGMEN PASAR (Studi Kasus pada CV H.M. Choiri, Sido.rjo)
oleh PERWITASARI, DYAH RESPATI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar